Pengertian Populasi dan Sampel Dalam Penelitian

Populasi dan Sampel – Dalam kegiatan penelitian, istilah sampel dan juga populasi tentunya sudah tidak asing lagi. Peneliti menggunakan populasi serta sampel untuk mengetahui kondisi dari suatu wilayah. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah pengertian dari populasi dan sampel berikut dengan contohnya contohnya sebagai salah satu bagian dari metodologi penelitian.

Bagi Anda yang belum tahu, populasi adalah wilayah generalisasi. Dimana dalam wilayah ini terdiri atas subyek dan obyek yang mempunyai karakteristik dan kuantitas tertentu yang sudah ditetapkan oleh para peneliti agar bisa dipelajari sehingga bisa diambil kesimpulannya. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa populasi memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu peneliti mendapatkan hasil yang diinginkan.

Sebagian dari Anda mungkin mengira bahwa populasi yang dimaksud adalah makhluk hidup atau manusia. Padahal populasi dalam dunia penelitian sifatnya umum berupa benda alam dan makhluk hidup yang ada di dunia ini. Populasi bukan sekedar jumlah subyek atau obyek yang kemudian dipelajari dan diteliti. Tapi populasi harus bisa menunjukkan sifat-sifat dan semua karakter yang dimiliki oleh subyek atau obyek yang akan diteliti tersebut.

populasi dan sampel

Oleh karena itu, satu orang pun dapat dianggap sebagai populasi. Sebab satu orang tersebut mempunyai ciri-ciri dan karakteristik mulai dari hobi, gaya bicara, kepribadian, dan lain sebagainya. Ada cukup banyak ahli yang memberikan penjelasan mengenai populasi.

Pengertian Populasi dan Sampel Menurut Para Ahli

Menurut Arikunto (2002), pengertian populasi adalah objek yang secara keseluruhan digunakan untuk penelitian. Jadi apabila ada seseorang yang hendak meneliti semua karakteristik dan elemen dalam suatu wilayah penelitian, tentu saja penelitian tersebut temasuk dalam penelitian populasi.

Sedangkan Ismiyanto berpendapat bahwa populasi adalah totalitas atau keseluruhan subjek penelitian baik benda, orang, ataupun suatu hal lain yang di dalamnya bisa diambil informasi penting berupa data penelitian. Pengertian populasi dan sampel juga dijelaskan oleh Nursalam (2003). Beliau menjelaskan bahwa populasi merupakan suatu keseluruhan dari varibel penting yang akan diteliti.

Sedangkan menurut Sugiono (2005), populasi adalah suatu wilayah generalisasi yang di dalamnya terdiri dari karakteristik atau kualitas tertentu yang sudah ditetapkan oleh para peneliti agar bisa dipelajari. Sementara itu, Usman (2006) menjelaskan bahwa populasi pada dasarnya adalah semua nilai entah pengukuran ataupun perhitungan yang sifatnya kualitatif atau kuantitatif dari ciri-ciri atau karakteristik tertentu terkait dengan sekelompok obyek atau subyek yang jelas.

Baca juga : Metode Kualitatif dan Kuantitatif

Populasi dan sampel sebenarnya memiliki keterkaitan. Karena sampel merupakan bagian dari populasi. Sampel adalah sebagian karakteristik atau ciri yang dimiliki oleh suatu populasi. Bisa juga dikatakan bahwa sampel merupakan bagian kecil yang diambil dari anggota populasi berdasarkan prosedur yang sudah ditentukan sehingga bisa digunakan untuk mewakili populasinya. Sampel diambil karena jumlah populasi yang terlalu besar sehingga sangat sulit jika peneliti mempelajarinya semua. Hal ini tentu saja terbatas pada tenaga, waktu dan biaya penelitian yang dikeluarkan.

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan populasi dan sampel, tentu Anda kini mengerti peranan sampel dan populasi dalam penelitian bukan? Populasi dan sampel penelitian contohnya adalah metode deskriptif. Dimana peneliti mengumpulkan data dari populasi berupa sampel untuk diteliti lalu diambil kesimpulannya. Contoh populasi dan sampel misalnya populasi yang dimaksud adalah siswa kelas VII IPA 3. Sementara sampel yang diambil dan diteliti adalah siswa VII IPA 3 yang memiliki nilai bahasa Inggris 7 ke atas. Bisa dilihat bahwa karakteristik yang diteliti adalah nilai Bahasa Inggris siswa VII IPA 3.